Nasional, Karanganyar - Tim penyidik dari Kepolisian Resor Karanganyar, Jawa Tengah, memperpanjang masa penahanan dua tersangka kasus Pendidikan Dasar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia (UII). Dua tersangka itu, Harsoyo dan Wahyudi, diduga pelaku penganiayaan hingga terhadap peserta Mapala UII dan mengakibatkan tiga mahasiswea tewas.

Mereka berdua ditangkap di Yogyakarta pada Senin, 30 Januari 2017. "Pemeriksaan sudah melewati 1X24 jam sehingga penahanannya diperpanjang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karanganyar, Ajun Komisaris Rahmat Ashari, Selasa 31 Januari 2017.

Baca:
Dua Mapala UII Ditangkap, Diduga Pelaku Penganiayaan Diksar
Kasus Mapala UII, Belasan Anggotanya Diperiksa Polisi

Menurut Rahmat, mereka memperpanjang masa penahanan hingga 20 hari ke depan. Selain memeriksa tersangka, saat ini polisi tengah memeriksa 16 saksi yang berasal dari panitia diksar. Rahmat belum memastikan kapan pemeriksaan terhadap para saksi selesai. "Kami berupaya untuk bisa menyelesaikan hari ini."

Salah satu dari dua tersangka yang bernama Wahyudi sudah alumnus UII. Sedangkan tersangka lain, Angga Septiawan yang berstatus mahasiswa angkatan 2010. Wahyudi berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Adapun Angga dari asal Kalimantan Utara. Polisi sudah menggeledah tempat kos mereka.

 

Kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Akibat dari perbuatannya, 3 mahasiswa UII tewas dalam kurun waktu 13 hingga 20 Januari 2017 di Karanganyar. Mereka adalah Muhammad Fadli, Syaits Asyam, dan Nurfadmi Listia Adi. Sebanyak 10 mahasiswa lainnya mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.

AHMAD RAFIQ

Baca:
Mapala UII Akui Ada Tindakan Fisik Berlebihan
Panitia Diksar Mapala UII: Materi Survival Ada SOP-nya