Inforial- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan dukungannya terhadap film Salawaku yang berhasil meraih beberapa penghargaan di Tokyo International Film Festival (TIFF). Ini menjadi bukti bahwa potensi pengembangan perfilman di wilayah Indonesia timur sangat besar.

“Kami sangat mendukung penuh semangat hebat yang melatari hadirnya film Salawaku ini,” ujar Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik.

Selain mendapatkan nomine Film Terbaik (Kamala Films, produser Ray Zulham, Mike Julius), Salawaku berhasil membawa pulang tiga piala FFI pada 6 November 2016, yaitu Pemeran Anak Terbaik (Elko Kastanya), Pengarah Sinematografi Terbaik (Faozan Rizal), dan Pemeran Pembantu Wanita Terbaik (Raihaanun). Film ini juga meraih empat nominasi FFI lain, yaitu Sutradara Terbaik (Pritagita Arianegara), Pemeran Pembantu Pria Terbaik (Jflow Matulessy), Penata Musik Terbaik (Thoersi Argeswara), dan Lagu Tema Film Terbaik (Imaji Sunyi, Musik: Niko Veryandi, Lirik: Siska Salman).Tak hanya itu, Raihanun juga mendapatkan penghargaan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik versi majalah Tempo 2016.

Film perdana sutradara Pritagita Arianegara dengan rumah produksi Kamala Films ini memiliki beragam keunggulan. Bukan hanya gambar indah yang mengekspos eksotis metanah Maluku yang digarap apik oleh cinematographer Faozan Rizal, melainkan juga jalan cerita yang ditulis Iqbal Fadly yang siap mengaduk-aduk emosi penonton sepanjang film. Salawaku juga didaulat menjadi film pembuka pada festival tahunan Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF 2016) ke-11.

Dukungan Bekraf untuk promosi film Salawaku juga merupakan bagian dari dorongan bagi penggerak film Indonesia untuk sukses di pasar nasional dan internasional, yang pada akhirnya akan semakin menciptakan kontribusi yang besar dari sektor kreatif terhadap perekonomian Indonesia. Salawaku akan ditayangkan perdana pada 22 Februari 2017 di Plaza Indonesia dan akan tayang serentak di bioskop-bioskop di Indonesia pada 23 Februari 2017.

INFORIAL