Nasional, Jakarta - Setelah sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tersangka kasus pungutan liar di Pelabuhan Peti Kemas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) Samarinda berinisial HS alias Heri Susanto alias Abun ditangkap polisi di salah satu rumah sakit di Jakarta. Abun tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

"Iya, informasi dari penyidik Bareskrim (Abun) tadi malam diamankan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Komisaris Besar Ade Yaya Suryana kepada Tempo, saat dihubungi dari Samarinda, Kamis, 23 Maret 2017.
Baca : Pungli Pelabuhan Samarinda, Ketua Komura Siap-siap Diperiksa

Dari informasi yang diterima Polda Kaltim, Abun diamankan dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, di Jakarta. Saat ini, Abun telah dibawa ke Markas Besar Polri di Jakarta.

"Ya (Abun) sekarang diperiksa di Mabes Polri," kata Ade Yaya.

Terkait perkembangan infromasi lainnya dari kasus punguta liar di Pelabuhan Peti Kemas, Ade Yaya menegaskan pihaknya terus menunggu dari pihak penyidik Badan Reserse Kriminal Mabes Polri yang kini menangani kasus tersebut. Namun, Polda Kaltim akan terus siap membantu jika ada tindakan yang harus di lakukan di wilayah kerjanya.

"Jadi salah satunya, mungkin nanti ke depannya ketika ada saksi yang dipanggil, bisa penyidik Polda Kaltim yang akan memeriksa," kata Ade Yaya.
Simak juga : Siswi SMA di Karawang Diculik dan Dianiaya, Polisi Buru Pelaku

Sebelumnya, Abun ditetapkan sebagai tersangka pungli pelabuhan peti kemas karena ia yang menjabat sebagai Ketua PDIB Samarinda disinyalir ikut serta menikmati hasil pungli setiap kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Peti Kemas yang harus membayar sebesar Rp 20 per kendaraan.

Dari kasus tersebut, polisi juga telah mengamankan Sekretaris Koperasi Serba Usaha PDIB Samarinda berinisial NA bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp 5 juta.

FIRMAN HIDAYAT | SAPRI MAULANA