Metro, Bekasi - Tawuran pecah di jembatan atas jalan tol Jakarta-Cikampek Jalan Raya Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu petang, 11 Maret 2017. Akibatnya, seorang pelajar SMP Negeri 41 Rawalumbu, Oliver Vito, 14 tahun, tewas akibat sabetan celurit.

Saksi mata di lokasi, Ridho, 32 tahun, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika rombongan korban yang menumpang truk bak terbuka dari arah timur dicegat oleh sekelompok pelajar lain ketika sampai di depan kampus Universitas Islam 45 Bekasi.

"Truk diberhentikan, kemudian kelompok korban diminta turun," kata Ridho, Ahad, 12 Maret 2017. Kedua kelompok pelajar itu terlibat tawuran. Sejumlah pengguna jalan yang melintas berusaha melerai tawuran tersebut. Namun, tawuran tetap berlangsung.

Kelompok korban yang terdesak melarikan diri ke arah barat. Nahas, korban yang tertinggal menjadi bulan-bulanan kelompok pelaku. Korban, kata dia, tampak dibacok menggunakan celurit mengenai dadanya. "Setelah ada yang tergeletak, mereka bubar," kata dia.

Warga yang mendapati korban bersimbah darah, membawanya ke Rumah Sakit Hosana Medika, Rawalumbu untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, sampai di sana nyawa korban sudah tak tertolong. Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Korban mengalami luka bacok di dada," kata juru bicara Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing. Erna mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan ihwal kasus tawuran tersebut, sejauh ini sebanyak dua orang saksi yang juga terlibat tawuran yang dimintai keterangan.

ADI WARSONO